Notification

×

Iklan

Iklan

Tragedi Banjir Cepu, Seorang Ibu Meninggal Tersengat Listrik Saat Selamatkan Anaknya ‎

11 April 2026 | April 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-11T12:12:07Z


CEPU,LINTASUPDATE.ID
– Suasana duka menyelimuti Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, menyusul peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang ibu pada Jumat malam. Korban berinisial DR (48), seorang karyawan BUMN, mengembuskan napas terakhir setelah tersengat aliran listrik di dapur rumahnya yang tengah terendam luapan air gorong-gorong, Jumat malam, (10/4/2026).


‎​Peristiwa memilukan ini terjadi sekira pukul 21.40 WIB saat wilayah setempat diguyur hujan yang memicu air masuk ke pemukiman. Berdasarkan keterangan di lapangan, kejadian bermula ketika pihak keluarga sedang sibuk membersihkan lantai rumah yang mulai tergenang. Ketenangan malam itu pecah saat terdengar teriakan histeris minta tolong dari arah dapur.


‎​Mendengar teriakan tersebut, kerabat korban segera bergegas menuju sumber suara dan mendapati pemandangan memilukan. Korban DR ditemukan sudah dalam posisi tertelungkup di atas lantai dapur yang basah, tepat di dekat lemari es. Di dekatnya, sang anak yang berinisial GZR (10) juga ditemukan tergeletak tak berdaya dalam posisi terlentang.


‎​Melihat situasi yang membahayakan tersebut, saksi dengan sigap langsung mencabut kabel kulkas untuk memutus aliran listrik. Sang anak, GZR, segera dilarikan ke IGD Rumah Sakit NU Cakra Medika Cepu. Meski sempat dalam kondisi kritis, nyawa GZR berhasil diselamatkan dan kini tengah menjalani perawatan intensif oleh tim medis.


‎​Namun, takdir berkata lain bagi DR. Saat dilakukan pemeriksaan medis di rumah sakit, ia dinyatakan telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan dari dr. Sulung menunjukkan adanya luka lecet pada lengan kiri korban akibat sengatan listrik, namun dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


‎​Kapolres Blora melalui Kasihumas AKP Midiyono membenarkan kejadian memilukan tersebut. Pihak kepolisian dari Polsek Cepu telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti insiden. AKP Midiyono menjelaskan bahwa kebocoran arus listrik dari kulkas menjadi penyebab utama, mengingat posisi kulkas berada di lantai yang sedang tergenang air luapan.


‎​Setelah melalui proses pemeriksaan luar oleh tim medis dan Unit Reskrim Polsek Cepu, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


‎Atas kejadian ini, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan perangkat elektronik saat cuaca ekstrem. Masyarakat diminta memastikan keamanan kabel listrik dan segera mematikan arus melalui MCB utama jika air mulai masuk ke dalam rumah demi mencegah terulangnya tragedi serupa.(Fath) 

×
Berita Terbaru Update