Notification

×

Iklan

Iklan

Strategi Arief Rohman Dorong UMKM Blora Melalui Jamuan Kuliner "Ndeso"

18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T10:44:36Z


BLORA,LintasUpdate.id– Suasana di warung Lontong Opor Pak Pangat, Ngloram, Blora, tampak lebih istimewa dari biasanya, Jumat (17/7/2026).Di tengah terik matahari, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, terlihat sedang menjamu Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Prof. Dr. Ir. Ahmad Erani Yustika, beserta rombongan, termasuk Direktur PEM Akamigas Cepu, Dr. Erdila Indriani.

‎​Alih-alih memilih restoran mewah atau ruang VIP hotel berbintang, Bupati Arief justru membawa para pejabat pusat tersebut mencicipi kekayaan kuliner lokal di warung sederhana. Bagi orang nomor satu di Blora ini, meja makan di warung rakyat adalah ruang diplomasi yang paling jujur dan efektif.


‎​"Dari tampilannya saja ini sudah menggugah selera. Berasa suasana Lebaran terus kalau kulineran Lontong Opor Pak Pangat Ngloram ini," ucap Bupati Arief di sela-sela jamuan.


‎​Menurut Arief, langkah ini adalah bagian dari strategi "diplomasi kuliner". Ia ingin setiap tamu penting yang datang ke Blora tidak sekadar datang untuk urusan dinas, tetapi juga mengenal potensi UMKM lokal secara langsung. Baginya, pengalaman sensorik saat mencicipi makanan daerah jauh lebih berkesan daripada promosi melalui brosur formal.


‎​"Ketika mereka menikmati dan mengapresiasi kuliner kita, secara tidak langsung mereka menjadi duta promosi bagi Blora saat kembali ke ibu kota. Ini pintu pembuka bagi peluang investasi dan perluasan pasar bagi para perajin rasa kita," jelasnya.


‎​Strategi ini terbukti jitu. Prof. Ahmad Erani Yustika mengakui bahwa hidangan yang disajikan melampaui ekspektasinya. Ia bahkan melontarkan pujian spontan yang mencairkan suasana.


‎​"Dulu saya membayangkan kalau opor yang enak itu berasal dari tempat kelahiran saya atau kota lain. Tapi setelah merasakan langsung Lontong Opor Pak Pangat Ngloram, ini yang paling top. Yang lain gugur sebelum semifinal!" ungkapnya diiringi tawa renyah rombongan.


‎​Ia secara khusus memuji tekstur lontong yang lembut dipadukan dengan kuah opor yang gurih dan kaya rempah. Pujian dari seorang pejabat setingkat Sekjen Kementerian tentu menjadi suntikan moral yang besar bagi pelaku UMKM di Blora.


‎​Bagi Pemkab Blora, warung Pak Pangat hanyalah satu dari sekian banyak potret UMKM yang sedang didorong untuk "naik kelas". Bupati Arief menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak boleh hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari keberdayaan ekonomi warganya.


‎​Dukungan nyata diberikan Pemkab Blora melalui berbagai program berkelanjutan, mulai dari pendampingan usaha, fasilitasi izin, digitalisasi pemasaran, hingga penyediaan ruang promosi di berbagai level kegiatan.


‎​Melalui sepiring lontong opor yang hangat, Blora kini sedang mengirimkan pesan kuat ke tingkat nasional, bahwa di sudut Jawa Tengah ini, terdapat cita rasa berkelas, UMKM yang tangguh, serta keramahan yang selalu siap menyambut siapa saja yang datang.(Red)

×
Berita Terbaru Update