Notification

×

Iklan

Iklan

Berlabel Agenda Resmi Pemerintah, Pasar Murah Kemenko Pangan di Blora Sarat Muatan Politik

02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-02T03:51:32Z

‎​


BLORA,LintasUpdate.id– Program Pasar Murah yang digelar oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendadak menuai sorotan publik. Kegiatan resmi pemerintah yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) tersebut dinilai sarat dengan muatan politik praktis dan ajang kampanye menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg).


‎​Sejatinya, program stabilisasi pangan ini dilaksanakan serentak di lima titik lokasi, yakni Kantor Kelurahan Bangkle, Pendopo Kecamatan Blora, Pendopo Kecamatan Jepon, Pendopo Kecamatan Cepu, dan Pendopo Kecamatan Ngawen. Namun, suasana di Pendopo Kecamatan Blora justru diwarnai aksi sosialisasi figur Calon Anggota Legislatif (Caleg).


‎​Di Pendopo Kecamatan Blora, warga yang hadir untuk menebus sembako murah justru diarahkan untuk menyuarakan dukungan bagi dua Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Bambang Wijanarko (Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah) dan Bambang Anto Wibowo / Bambang AW (Caleg DPR RI Dapil Jateng 3 meliputi Blora, Grobogan, Rembang, dan Pati).


‎Di sisi lain, ​Muhammad Hatta, anggota DPR RI dari Komisi VII yang hadir di lokasi secara terbuka menyampaikan pentingnya mengamankan kursi keterwakilan rakyat di tingkat pusat dan provinsi dari Dapil 3 Jawa Tengah. Untuk mencapai target tersebut, Hatta mengusung strategi pendorongan dua figur sekaligus.


‎​"Ini double Bambang. Pak Bambang Wijanarko dan Pak Bambang AW harus duet maut untuk DPR RI dan DPRD Provinsi. Supaya dua-duanya mendapat kursi dan insyaallah bisa mewakili serta menyampaikan aspirasi masyarakat Blora dengan paling pas," ujar Hatta saat memberikan keterangan di lokasi.


‎​Menanggapi dorongan tersebut, Caleg DPR RI Bambang AW menegaskan pentingnya kolaborasi berjenjang (tandem) antarcaleg lintas level untuk memperkuat mesin pemenangan partai.


‎​"Kita berkolaborasi dengan semua calon. Bahasanya harus tandem dari RI, provinsi, hingga kabupaten kita harus bekerja sama untuk menyusun mesin partai. Bahkan, kita telah membentuk tim relawan sampai tingkat TPS," jelas Bambang AW.


‎​Usai kegiatan berlangsung, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah peserta terlihat membawa paket beras kemasan 5 kilogram berlogo Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. Selain itu, sebagian peserta juga tampak membawa amplop berwarna putih serta lembaran bergambar yang berisi materi sosialisasi salah satu calon anggota DPR RI.


‎Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kementerian Koordinator Bidang Pangan maupun penyelenggara kegiatan terkait adanya sosialisasi figur calon legislatif dalam rangkaian pelaksanaan Program Pasar Murah tersebut.(Red) 

×
Berita Terbaru Update