Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Arief Rohman: Pelayanan Publik Prima di Blora Bukan Lagi Tuntutan, Tapi Keharusan! ‎

20 Desember 2025 | Desember 20, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-20T08:38:58Z


BLORA,LINTASUPDATE.ID
– Pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora dalam memperkuat budaya kerja aparatur. Hal ini disampaikan Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, saat menghadiri Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dalam rangka Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag RI, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan yang digelar di Aula Kemenag Blora ini mengusung tema “Do The Best, Serve The Rest” dengan menghadirkan narasumber utama, Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah semakin tinggi. Oleh karena itu, perubahan pola pikir (mindset) aparatur menjadi kunci utama.

“Pelayanan publik yang prima bukan lagi sekadar tuntutan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dan keharusan. Aparatur negara dituntut adaptif, responsif, serta mampu menjadi teladan dalam sikap dan perilaku,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa Kemenag memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial dan memberikan pelayanan keagamaan yang inklusif. Melalui semangat “Do The Best, Serve The Rest”, ia berharap aparatur Kemenag dapat melayani tanpa diskriminasi dan menjunjung tinggi nilai keikhlasan.

Momen tersebut juga menjadi ajang "pulang kampung" bagi Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim. Bupati secara khusus mengapresiasi putra daerah asal Desa Sidomulyo, Banjarejo tersebut yang telah sukses berkiprah di tingkat nasional.

“Blora memiliki sekitar 50 diaspora yang bergelar Profesor. Kehadiran Prof. Zaenal menjadi inspirasi bagi generasi muda kita. Kami juga berterima kasih atas dukungan beasiswa bagi anak-anak berprestasi Blora di UIN Pekalongan,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati memamerkan buah manis sinergi antara Pemkab dan Kemenag Blora yang baru saja menyabet Juara 1 Daerah Paling Aktif dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025. Prestasi ini diraih berkat suksesnya program Sekolah Sambi Ngaji (SSN).

Menutup arahannya, Bupati Arief mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk lebih masif memetakan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ia ingin kolaborasi pemerintah pusat dan daerah memastikan tidak ada anak Blora yang putus sekolah karena kendala biaya.

"Pemerintah harus selalu hadir membangun budaya kerja yang baik. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk melahirkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Blora Dr. H. Roziqun, jajaran pejabat struktural, Kepala KUA, pengawas, serta penyuluh agama se-Kabupaten Blora.(Fath) 

×
Berita Terbaru Update