BLORA,LINTASUPDATE.ID– Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora sukses menggelar prosesi Wisuda ke-X di Graha Nusantara pada Minggu (19/4/2026). Sebanyak 181 wisudawan dan wisudawati resmi menyandang gelar sarjana dalam suasana yang berlangsung khidmat.
Acara ini dihadiri langsung oleh Pengasuh PP Khozinatul Ulum Blora, KH. Muharror Ali beserta Hj. Umi Hani Sri Maryani. Turut hadir Direktur Diktis Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag, serta jajaran Forkopimda dan civitas akademika IAI Khozinatul Ulum.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para lulusan. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan awal dari tanggung jawab intelektual dan sosial yang lebih besar di tengah masyarakat.
"IAI Khozinatul Ulum Blora tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga kader umat yang dibekali nilai pesantren dan integritas moral. Saya yakin lulusan hari ini akan berkontribusi membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin," ujar Bupati Arief.
Menyikapi dinamika dunia kerja yang kompetitif, Bupati mendorong para sarjana baru untuk berinovasi dan tidak hanya mengandalkan diri sebagai pencari kerja. Beliau memotivasi para wisudawan untuk berani mengambil peran sebagai penggerak ekonomi.
"Tantangan dunia kerja saat ini tidak mudah. Untuk itu, jadilah pencipta lapangan kerja. Anak muda sekarang sangat kreatif, saya yakin inovasi baru akan muncul untuk membuka peluang usaha bagi diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.
Wisuda kali ini juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., yang mengangkat tema “Manifestasi Ekoteologi sebagai Worldview bagi Sarjana Keagamaan Islam”. Tema ini mengajak para sarjana memiliki kesadaran ekologis dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk pengabdian.
Adapun rincian 181 lulusan periode ini terdiri dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sebanyak 145 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 27 orang, serta Fakultas Ushuluddin (FU) sebanyak 10 orang.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap para lulusan dapat segera mendedikasikan ilmunya untuk kemajuan daerah.(Fath)
