![]() |
| Kepala SPPG Turirejo,Toshari Indra Triana. |
BLORA, lintasupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Turirejo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memperkuat ketelitian dan kontrol kualitas dalam setiap tahapan produksi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan yang didistribusikan aman, layak, dan sesuai standar gizi.
Kepala SPPG Turirejo, Toshari Indra Triana, menegaskan bahwa proses penyortiran bahan menjadi tahap awal yang sangat menentukan kualitas hasil akhir.
“Setiap bahan yang masuk kami lakukan penyortiran terlebih dahulu, mulai dari sayur, lauk, hingga buah. Kami pastikan bahan dalam kondisi baik dan layak untuk diolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahan yang tidak memenuhi standar langsung dipisahkan agar tidak masuk dalam proses pengolahan. Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu makanan yang akan diterima oleh para siswa.
Selain itu, standar kelayakan makanan juga menjadi perhatian utama dalam operasional dapur. Proses pengolahan dilakukan sesuai prosedur untuk menjaga kebersihan, kematangan, serta cita rasa makanan.
“Standar kelayakan tidak hanya dilihat dari tampilan, tetapi juga dari kebersihan, kematangan, dan keamanan pangan. Semua harus sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
SPPG Turirejo juga menerapkan quality control sebelum makanan didistribusikan. Tahapan ini meliputi pengecekan akhir terhadap menu yang telah diporsikan, baik dari segi kelengkapan, kebersihan, maupun kesesuaian porsi.
“Quality control menjadi tahap penting sebelum distribusi. Kami pastikan makanan yang keluar dari dapur benar-benar siap dikonsumsi dan sesuai standar,” tegas Toshari.
Dengan penguatan ketelitian dan kontrol kualitas tersebut, SPPG Turirejo berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan program MBG. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Penulis : Patah
Editor : Anggara
