BLORA,LintasUpdate.id– Suasana haru biru dan isak tangis bahagia mewarnai kepulangan ratusan jamaah haji asal Kabupaten Blora. Sebanyak 247 jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 44 mendarat dengan selamat dan disambut langsung oleh Bupati Blora, Wakil Bupati.
Ikut menyambut jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Agama di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu (18/6) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Dibalik rona bahagia yang terpancar dari wajah para jamaah, terselip kisah haru dan evaluasi mendalam mengenai pelaksanaan ibadah haji musim ini. Berdasarkan data resmi panitia penyelenggara, dinamika jumlah jamaah di setiap kloter mengalami sejumlah perubahan karena faktor kesehatan dan takdir ilahi.
Apresiasi setinggi langit langsung dilontarkan oleh perwakilan jamaah Kloter 44, H. Sojo. Di hadapan Bupati dan seluruh tamu undangan, ia blak-blakan mengaku sangat puas dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dan petugas pusat dalam memberikan pelayanan selama di Arab Saudi. Menurutnya, fasilitas akomodasi, konsumsi, hingga layanan medis benar-benar jempolan.
"Perlu kita matur (bicara) kepada Bapak Bupati, yang pertama kita ucapkan terima kasih sekali kepada pelayanan Pemerintah Kabupaten Blora yang ternyata di sana kita diterima itu dengan pelayanan seperti 'raja'," ungkap H. Sojo dengan nada emosional.
Ia menambahkan, urusan logistik dan perut jamaah terjamin sangat baik. "Alhamdulillah sekali makannya luar biasa Pak, enak," tambahnya.
Tidak hanya urusan makanan, proteksi kesehatan bagi jamaah lansia dan risti (risiko tinggi) juga dilakukan secara spartan. Tim medis dinilai sangat proaktif melakukan jemput bola dengan memeriksa kondisi kesehatan para jamaah langsung ke kamar-kamar pemondokan.
Kendati pelayanan dinilai optimal, pelaksanaan haji tahun ini tak lepas dari ujian. Dari total tiga kloter asal Blora, dilaporkan ada jamaah yang tutup usia di Tanah Suci serta beberapa lainnya yang terpaksa tertunda kepulangannya akibat kondisi fisik yang drop.
Berikut adalah rincian data mutakhir kepulangan jamaah haji Kabupaten Blora. Kloter 44: Saat keberangkatan berjumlah 249 orang, namun yang berhasil kembali ke tanah air pada hari ini berjumlah 247 jamaah. Tercatat, satu jamaah atas nama Hj. Sri Wuwuh asal Doplang meninggal dunia di Tanah Suci.
Sementara satu jamaah lain bernama Supar asal Kunduran terpaksa tertinggal di Arab Saudi karena harus menjalani perawatan medis intensif. Supar dijadwalkan akan dipulangkan ke tanah air menyusul bersama Kloter 56.
Untuk Kloter 45, menjadi kloter yang paling utuh dan tangguh. Dari jumlah awal keberangkatan sebanyak 354 jamaah, seluruhnya berhasil pulang ke Kabupaten Blora dengan jumlah yang tetap lengkap, yakni 354 orang.
Kloter 46, dari total awal 185 jamaah, yang mendarat kembali di Blora berjumlah 182 orang. Satu jamaah dilaporkan meninggal dunia atas nama Sutrisno asal Seren, sedangkan dua orang lainnya terpaksa pindah kloter akibat menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.
Mendengar kesaksian dan laporan tersebut, Bupati Blora mengaku sangat lega sekaligus bangga atas kekompakan yang ditunjukkan oleh seluruh jamaah haji selama berada di negara orang.
"Pelaksanaan ibadah haji tahun ini Alhamdulillah berlangsung dengan lancar nggih. Alhamdulillah jamaah Blora jadi satu tempat dengan kondisi yang baik dan dilaporkan juga pelayanannya memuaskan, ini tentunya kami ikut senang dan bahagia," tutur Bupati hangat.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak, mengirimkan doa terbaik bagi almarhumah Hj. Sri Wuwuh dan almarhum H. Sutrisno agar mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT.
"Kita berdoa selalu semoga Bapak Ibu semuanya yang sudah pulang haji ini Insya Allah menjadi haji yang mabrur dan membawa berkah untuk Kabupaten Blora. Terima kasih telah menjaga nama baik daerah di sana," pungkas Bupati menutup sambutannya. (Red)
