BLORA,LintasUpdate.id– Suasana malam Jumat Legi bulan Asyura di Kelurahan Kunden, Kabupaten Blora, terasa berbeda dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti tradisi Lamporan, sebuah ritual tahunan yang sarat akan makna spiritual dan budaya.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan pada bulan Asyura ini menjadi bukti nyata komitmen warga dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Tradisi Lamporan tahun ini berlangsung khidmat. Sepanjang jalan utama, barisan warga terlihat membawa obor yang menyala terang, diiringi suara pecut yang khas. Penggunaan obor dan pecut bukan sekadar aksesori, melainkan simbol sarat makna sebagai penolak bala serta harapan agar warga terhindar dari segala mara bahaya.
Lebih dari sekadar pawai budaya, Lamporan merupakan momentum doa bersama bagi seluruh elemen masyarakat. Fokus utama doa ditujukan kepada kesejahteraan para petani dan peternak, agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta hasil panen dan ternak yang melimpah sepanjang tahun.
Kepala Kelurahan Kunden, Endang Winarni SE., menyambut antusias terselenggaranya kembali tradisi ini. Menurutnya, Lamporan adalah aset budaya yang harus dijaga keberadaannya sebagai identitas masyarakat Kunden.
"Tradisi Lamporan yang kita selenggarakan setiap bulan Asyura ini bukan sekadar ritual seremonial. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk terus merawat kearifan lokal yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita," ujarnya di sela sela acara, pada (2/7/2026).
Endang, juga menekankan pentingnya nilai sosial di balik kegiatan ini.
"Melalui acara ini, kita tidak hanya memohon keselamatan dan kelancaran rezeki bagi para petani dan peternak, tetapi yang paling utama adalah menjaga kerukunan, kedamaian, dan keamanan di lingkungan kita. Dengan kebersamaan seperti ini, kita berharap warga Kunden selalu guyub rukun," tambahnya.
Melalui perhelatan ini, diharapkan nilai-nilai gotong royong dan spiritualitas yang terkandung dalam tradisi Lamporan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga budaya asli Kunden tetap lestari di masa depan.(Red)
