Notification

×

Iklan

Kebakaran Permukiman di Blora Telan Kerugian Rp6,37 Miliar, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama ‎

12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T07:22:12Z


BLORA,LintasUpdate.id
— Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 43 kejadian kebakaran di kawasan permukiman wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Akibat musibah tersebut, total kerugian material yang berhasil didata mencapai sedikitnya Rp6,37 miliar.


‎​Kepala Satpol PP Kabupaten Blora, Pujo Catur Susanto, menjelaskan bahwa angka kerugian tersebut merupakan akumulasi dari data kejadian yang masuk. Kendati demikian, nilai tersebut dipastikan belum mencakup keseluruhan total kerugian yang ada, mengingat masih terdapat sejumlah kejadian kebakaran yang tidak mencantumkan nominal kerugian secara rinci.


‎​“Dengan kerugian yang tertulis sekian tadi dan sebanyak kerugian sesuai data itu, ada juga beberapa kerugian yang tidak tertulis,” ujar Pujo saat ditemui, Selasa (11/8/2026).


‎​Berdasarkan catatan pihak berwenang, kebakaran rumah menjadi kasus yang paling dominan dengan total 27 kejadian. Dari aspek pemicunya, korsleting listrik menjadi faktor utama yang paling sering ditemukan di lapangan.


‎​Selain itu, lokasi awal titik api diketahui lebih sering berasal dari bagian belakang bangunan, seperti area dapur maupun kandang ternak.


‎​“Makanya yang terbakar rata-rata dari belakang, biasanya itu dari kandang atau dapur, jarang sekali dari ruang tengah,” tambah Pujo.


‎​Sementara itu, catatan kerugian terbesar disumbang oleh dua insiden besar, yakni kebakaran ruko di Kecamatan Ngawen dengan estimasi kerugian mencapai Rp4,5 miliar, serta kebakaran pabrik briket di Kecamatan Kunduran yang menelan kerugian sekitar Rp1 miliar.


‎​Pihak Satpol PP Kabupaten Blora juga menegaskan bahwa data 43 kejadian kebakaran ini khusus merujuk pada kawasan permukiman. Sementara untuk kasus kebakaran lahan, datanya belum dapat dirinci secara pasti karena penanganannya dilakukan secara terpadu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).(Red) 

×
Berita Terbaru Update