BLORA,LintasUpdate.id— Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya kebakaran di tengah kondisi musim kemarau yang kering. Imbauan ini disampaikan saat dirinya mengunjungi warga korban kebakaran di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, pada Senin (5/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora kepada para warga yang terdampak musibah kebakaran pada 21 September lalu. Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini ini didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala DPMPTSP, Kepala Pelaksana BPBD, Camat Sambong, perwakilan Baznas, serta Kepala Desa Sambongrejo.
“Musim kemarau membuat kondisi lingkungan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah maupun kandang ternak. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang besar,” tegas Budhe Rini.
Peristiwa kebakaran yang melanda RT 002 RW 001 Desa Sambongrejo terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, api diduga bersumber dari pembakaran jerami kering (bediyang) untuk menghangatkan kandang kambing. Akibat tiupan angin dan kondisi cuaca kering, api dengan cepat membesar dan merembet ke permukiman.
Musibah tersebut menghanguskan empat rumah milik warga yakni Lasiman, Warmo, Suparlan, dan Sarimpen hingga rata dengan tanah. Sementara tiga rumah lainnya milik Jugimin, Yono, and Marju mengalami kerusakan sebagian. Total kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Korban atas nama Suparlan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta, Warmo kehilangan satu rumah beserta delapan ekor kambing dengan kerugian sekitar Rp150 juta, Lasiman merugi sekitar Rp80 juta, Sarimpen merugi sekitar Rp75 juta akibat dua rumah dan enam ekor kambing yang hangus, serta warga terdampak lainnya mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp5 juta.
Dalam sambutannya di hadapan para korban, Budhe Rini berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
“Niki kulo mewakili Pemerintah Kabupaten Blora ngaturaken bantuan kangge panjenengan sedoyo... Semoga bantuan ini bermanfaat dan warga diberikan kekuatan untuk bangkit kembali,” ungkapnya.
Salah satu perwakilan warga korban kebakaran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Pemkab Blora dan Baznas.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap insiden di Desa Sambongrejo ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati dalam menggunakan api selama musim kemarau demi menghindari bencana serupa. (Red)
