Notification

×

Iklan

Iklan

Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Wabup Blora Ajak OPD Perkuat Kemandirian Fiskal

29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-29T04:21:21Z


BLORA,LINTASUPDATE.ID
– Pemerintah Kabupaten Blora memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) dengan melaksanakan upacara khidmat di halaman Kantor Bupati Blora pada Senin (27/4/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Blora membacakan amanat Menteri Dalam Negeri yang menekankan pentingnya transformasi pemerintahan melalui reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome).


‎​Upacara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, hingga unsur TNI/Polri dan pelajar ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menjadi seruan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian dan tanggung jawab dalam mengelola potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.


‎​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora menyampaikan bahwa otonomi daerah bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk pemerataan pembangunan. Beliau menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah strategis, mulai dari integrasi perencanaan anggaran agar tidak tumpang tindih, hingga penguatan kemandirian fiskal guna mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat.


‎​"Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu berinovasi, mandiri, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," tegas Wakil Bupati Blora.


‎​Selain fokus pada inovasi digital, Pemkab Blora juga didorong untuk menyelaraskan kebijakan dengan agenda strategis nasional, seperti swasembada pangan, energi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Sinergi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.


‎​Menutup arahannya, Wakil Bupati juga mengingatkan agar setiap kegiatan pemerintahan diselenggarakan secara sederhana dan efisien, sesuai dengan instruksi Presiden terkait penghematan anggaran. Melalui semangat otonomi ini, seluruh elemen pemerintahan di Blora diharapkan mampu menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi warga.(Fath) 

×
Berita Terbaru Update