Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diduga Lupa Mematikan Kompor, Tiga Rumah di Kedungtuban Blora Ludes Terbakar ‎

08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-08T12:13:12Z

‎​


BLORA,LintasUpdate.id– Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dukuh Wadung, RT 5 RW 5, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Senin (8/6/2026) dini hari. Tiga rumah warga berbahan kayu jati hangus dilalap si jago merah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini diduga dipicu oleh kelalaian saat memasak.


‎​Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh saksi mata, Aziz Nurwidyatama, sekitar pukul 01.50 WIB. Saksi mendengar suara gemeretak yang berasal dari dapur rumah milik Satiran (60).


‎​Berdasarkan keterangan istri korban, Asmuah, diduga kuat kebakaran terjadi karena ia tidak sengaja tertidur saat sedang memasak nasi menggunakan kompor gas. Api dengan cepat membesar karena material rumah yang terbuat dari kayu jati, kemudian merembet dan menyambar dua rumah di sekitarnya milik Yuliana dan Sudirman.


‎​Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Berikut rincian kerusakan yang dilaporkan:

‎​Rumah Satiran: Bangunan berukuran 7x12 m dan 4x12 m yang berfungsi sebagai tempat tinggal, warung pecel, dan bengkel motor, habis terbakar.

‎​Rumah Yuliana: Bangunan berukuran 9x10 m habis terbakar (saat kejadian rumah dalam kondisi kosong).

‎​Rumah Sudirman: Mengalami kerusakan pada bagian dinding dapur dan kamar.


‎​Total kerugian ditaksir mencapai Rp275 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat ini, keluarga Satiran untuk sementara mengungsi di rumah tetangga mereka, Ngatemi.


‎​Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.00 WIB berkat kerja sama tim gabungan dari Polsek Kedungtuban, Koramil, Satpol PP, BPBD, serta bantuan 4 unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Cepu dan Randublatung.


‎​Kapolsek Kedungtuban, PS. IPTU Hadi Setyo P., S.H., mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terkait penggunaan peralatan dapur.


‎​"Jangan tinggalkan kompor menyala, apalagi saat mengantuk. Pastikan api sudah benar-benar padam dan tabung LPG ditutup rapat sebelum tidur. Keselamatan keluarga adalah nomor satu," tegas Iptu Hadi.


‎​Saat ini, pihak kepolisian telah mencatat laporan kejadian tersebut dalam LP/Gangguan/08/VI/2026/SPKT/Sek Kdtbn/Res Blora/Jateng. Proses penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. AKP Midiyono menambahkan bahwa Polres Blora turut prihatin dan mengajak masyarakat sekitar untuk bahu-membahu meringankan beban para korban.(Red) 

×
Berita Terbaru Update