Notification

×

Iklan

Bupati Blora Apresiasi Tradisi Tumpengan Akbar di Jiken, Nikmati Makan Lesehan Bersama Warga

24 Agustus 2026 | Agustus 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-24T05:37:00Z

‎​‎​


BLORA,LintasUpdate.id— Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Hikmah, Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Minggu (23/8/2026) malam. Sebanyak 218 tumpeng disajikan dalam Tumpengan Akbar yang telah memasuki tahun keenam pelaksanaannya.


‎​Acara tradisi tahunan ini menarik antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar Ponpes Baitul Hikmah, bahkan sejumlah warga dari luar daerah turut hadir berpartisipasi. Uniknya, sebanyak 15 dari total 218 ambeng menggunakan beras organik, yang mencerminkan kreativitas serta bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam memeriahkan acara.


‎​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman yang didampingi jajaran Forkopimcam Jiken, Kepala Desa Cabak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.


‎​Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman mengapresiasi kekompakan dan keguyuban warga Desa Cabak yang konsisten menjaga tradisi Tumpengan Akbar. Ia bahkan berharap jumlah tumpeng dapat terus meningkat pada penyelenggaraan tahun depan.


‎​"Saya apresiasi atas guyup rukunnya masyarakat Cabak. Semoga tahun depan semakin meriah dan bisa tembus menjadi 300 tumpeng. Ini menjadi rasa syukur bersama seluruh masyarakat Desa Cabak," ujar Bupati Arief.


‎​Momen kehangatan semakin terasa ketika Bupati Arief tidak canggung membaur bersama masyarakat. Usai rangkaian acara, Bupati duduk lesehan bersama warga untuk membuka tumpeng dan menikmati hidangan secara bersama-sama tanpa sekat jabatan.


‎​Pengasuh Ponpes Baitul Hikmah, KH. Moh. Masngud, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Blora yang selalu menyempatkan diri untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan warga.


‎​"Pak Arief bareng-bareng sama semua masyarakat ikut lesehan, makan tumpeng, ikut buntel berkat pakai daun jati untuk dibawa pulang," ungkap KH. Moh. Masngud.


‎​Kemeriahan ini juga dirasakan langsung oleh para hadirin, salah satunya Mba Nasha, warga yang mengaku senang bisa kembali mengikuti tradisi tahunan tersebut. Suasana malam kian semarak tatkala warga memenuhi kawasan sekitar pesantren untuk makan bersama secara tertib.


‎​Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Moh. Masngud. Setelahnya, warga bersama-sama membungkus sisa hidangan atau buntel berkat menggunakan daun jati untuk dibawa pulang.


‎​Lebih dari sekadar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Tumpengan Akbar di Desa Cabak terbukti menjadi ruang efektif untuk mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa syukur di tengah masyarakat Blora.(Red)

×
Berita Terbaru Update