BLORA,LINTASUPDATE.ID– Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios dan rumah warga yang dijadikan pasar darurat di Ngawen, Rabu (11/3/2026).
Selain memberikan dukungan moril, Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban para korban.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua Baznas Blora, Kepala Dinsos PPPA, BPBD, PMI, serta Forkopimcam Ngawen. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai senilai Rp33.500.000 dari Baznas untuk 9 korban terdampak, serta bantuan logistik paket sembako dan perlengka darurat dari BPBD dan Dinsos.
"Mohon bersabar nggih Bapak dan Ibu semuanya. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa rumah dan pasar darurat ini. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa meringankan beban Bapak dan Ibu," ujar Bupati Arief saat berdialog dengan warga.
Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (7/3/2026) tersebut diduga dipicu oleh hubungan pendek arus listrik di salah satu kios. Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka miliaran rupiah.
Tercatat ada sembilan warga yang kehilangan tempat tinggal maupun tempat usaha, di antaranya adalah Suwadi, Suparman, Bagus Rahman, Sutikno, Bayu Ari, Nihayatun Ni'mah, Sutimah, Rumiyati, dan Anik Dwi.
Usai menemui warga, rombongan Bupati langsung bergeser untuk mengecek progres pembangunan Pasar Ngawen yang sedang berjalan. Proyek strategis yang didanai APBN sebesar Rp30 Miliar ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi para pedagang.
Progres pembanan pasar Ngawen saat ini telah mencapai progres 26 persen dan target rampung Juni 2026, dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi lokal dan memberikan tempat yang lebih aman bagi para pedagang.
"Semoga proses pembangunan berjalan lancar dan segera selesai, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh para pedagang pasar," pungkas Bupati Arief.
Dengan di bangunya kembali pasar Ngawen, dengan harapan dapat memberi tempat yang aman dan nyaman sehingga roda perekonomian bisa berjalan dan dapat mensejahterakan masyarakat. (Fath)
