Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Darurat Ngawen Membara, 9 Kios dan 1 Rumah Hangus, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar

08 Maret 2026 | Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T09:06:36Z


BLORA,LINTASUPDATE.ID
– Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Darurat Rakyat di Jalan Raya Ngawen–Japah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Insiden kebakaran terjadi pada tengah malam tersebut menghanguskan sedikitnya sembilan kios pedagang dan satu rumah warga, Sabtu (07/03/2026).

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, mengonfirmasi bahwa api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting) pada salah satu kios.

"Kebakaran diduga disebabkan hubungan arus pendek dari stop kontak di salah satu kios darurat. Peristiwa diperkirakan mulai terjadi pada Sabtu pukul 23.30 WIB," ujar AKP Lilik saat memberikan keterangan di Blora, Minggu (8/3/2026).

Api pertama kali diketahui oleh Suwadi, seorang warga setempat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian. Suwadi mengaku melihat percikan api muncul dari area kios yang kemudian dengan cepat merambat ke bagian atap kayu bangunan.

Meski sempat berupaya memadamkan api secara mandiri dengan peralatan seadanya, kobaran api justru kian membesar. Teriakan minta tolong Suwadi memicu kedatangan warga sekitar yang langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Kecamatan Ngawen tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian, namun api sudah terlanjur menjalar ke deretan kios lainya.

"Setelah upaya pemadaman intensif selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dijinakkan," tambah Kapolsek.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir sangat besar, mencapai Rp2,225 miliar. Berikut adalah rincian kerugian dari para korban:

Suparman: Kios dan dagangan sembako (Kerugian ± Rp1 miliar).

‎​Suwadi: Rumah, stok capil, dan satu unit motor Suzuki Shogun (Kerugian ± Rp605 juta).

‎​Nihayatun Ni’mah & Rumiyati: Kios sandal/sepatu dan pakaian (Masing-masing ± Rp150 juta).

‎​Anik Dwi Jayanti & Bagus Rahman: Kios sembako dan jajanan (Masing-masing ± Rp100 juta).

‎​Sutimah, Sutikno, & Bayu Ari: Kerugian bervariasi antara Rp15 juta hingga Rp75 juta.

Saat ini, petugas gabungan dari Polsek Ngawen, Koramil, Damkar, serta BPBD Kabupaten Blora telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pendataan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta total kerugian akhir.(Fath) 

×
Berita Terbaru Update