BLORA,LintasUpdate.id— Pemerintah Kabupaten Blora resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di ruang Pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Selasa (26/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Blora, termasuk rencana besar menjadikan RSUD Cepu sebagai rumah sakit mitra pendidikan bagi Fakultas Kedokteran UNISDA yang akan didirikan.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengungkapkan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi warga Blora.
“Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA nantinya tempat praktiknya di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Salah satu syarat universitas memiliki fakultas kedokteran adalah memiliki mitra rumah sakit daerah, dan RSUD Cepu ditunjuk sebagai mitra,” ujar Bupati Arief.
Melihat potensi besar yang dimiliki RSUD Cepu, Pemkab Blora berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas dan menambah tenaga medis. Bupati Arief bahkan telah menginstruksikan Dinas Kesehatan setempat untuk segera menambah dokter spesialis kulit dan kelamin demi melengkapi kebutuhan layanan di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, MM, menyambut baik penunjukan ini. Menurutnya, status sebagai rumah sakit mitra pendidikan adalah momentum emas untuk meningkatkan mutu pelayanan.
"Karena kami mendapat kesempatan baik ini, mari kita teruskan dan kembangkan bersama," kata drg. Wilys optimis.
Selain urusan kesehatan, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Blora dalam menggenjot sektor pendidikan. Saat ini, angka partisipasi pemuda Blora yang melanjutkan ke perguruan tinggi baru menyentuh 55 persen sementara target pemerintah daerah adalah mencapai 70 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Bupati Arief menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai kampus. Terkait kerja sama dengan UNISDA, ia berharap operasional Fakultas Kedokteran sudah bisa berjalan pada tahun 2027 mendatang dan meminta adanya jatah khusus bagi putra-putri daerah.
Komitmen Daerah,mengajak MoU setiap kampus tempat anak Blora belajar demi pemantauan dan dukungan penuh.
Permintaan Kuota,meminta kuota khusus bagi mahasiswa asal Blora di UNISDA Lamongan karena aktivitas perkuliahan akan bersinggungan langsung dengan RSUD Cepu.
Rektor UNISDA Lamongan, Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M., mengapresiasi sambutan hangat dari Pemkab Blora.
Ia menjelaskan bahwa sinergi ini tidak hanya berhenti pada sektor kedokteran saja.Ke depan, kerja sama akan dilebarkan ke ranah Penelitian bersama,
Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, dan
Pengabdian masyarakat.
Tak hanya untuk mahasiswa, peluang peningkatan kualitas SDM juga ditawarkan kepada para aparatur sipil negara (ASN) di Blora. Ketua Senat UNISDA, Prof. Dr. M. Afif Hasbullah, secara terbuka menawarkan program Doktoral (S3) Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam dengan biaya terjangkau bagi jajaran birokrasi Pemkab Blora.(Fath)
