Notification

×

Iklan

Iklan

Pastikan Seleksi Objektif, Wabup Blora Pantau Langsung Asesmen Pejabat Eselon II di Mabes Polri

12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T11:07:49Z


JAKARTA,LINTASUPDATE.ID
— Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, meninjau langsung pelaksanaan penilaian kompetensi (asesmen) bagi 20 calon pejabat eselon II di Ruang Assessment Center Polri, Gedung TNCC, Mabes Polri, Selasa (12/5/2026).


‎Langkah ini diambil guna menjamin pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Blora dilakukan secara transparan dan berkualitas.


‎​Uji kompetensi ini difokuskan pada dua aspek krusial, yakni kompetensi manajerial dan sosial kultural. Sebanyak 20 kandidat bersaing ketat untuk memperebutkan empat posisi strategis di Pemerintah Kabupaten Blora, yaitu:

‎​Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

‎​Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub).

‎​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

‎​Sekretaris DPRD (Sekwan).


‎​Dalam kunjungannya, Sri Setyorini mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin erat antara Pemkab Blora dan Mabes Polri. Tercatat, ini merupakan kolaborasi keempat kalinya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.


‎​"Kegiatan ini merupakan kerja sama yang luar biasa bagi kami. Sudah diselenggarakan sebanyak empat kali, yakni pada tahun 2021, 2022, 2024, dan tahun 2026 ini," ungkap Sri Setyorini di sela peninjauan.


‎​Menurutnya, pelibatan institusi kepolisian dalam proses seleksi memberikan jaminan objektivitas. Hasil dari assessment center ini akan menjadi peta kekuatan birokrasi yang sangat berharga bagi pimpinan daerah.


‎​Melalui proses seleksi yang ketat dan profesional ini, Pemkab Blora berharap mendapatkan profil pemimpin yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi.


‎​"Semoga usaha yang kita lakukan bersama Mabes Polri ini menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah. Kami ingin hasil yang terbaik demi kemajuan Kabupaten Blora ke depan," pungkasnya memberikan semangat kepada para  peserta.


‎Dengan di adakannya proses yang selektif dan melalui beberapa tahapan ini, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di harapkan dapat membangun kepercayaan publik dan kedepanya agar lebih transparan. (Fath) 

×
Berita Terbaru Update