Notification

×

Iklan

Gubernur Bengkulu Dibuat Terpukau Kuliner Blora, Puji Lontong Daun Jati hingga Sebut Kopi Santen Beri Efek "Turbo" ‎

25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-25T10:12:19Z


BLORA,LintasUpdate.id
— Kunjungan kerja Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E., ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (24/8/2026), mendadak penuh kesan. Di sela-sela agenda memperkuat sinergi dan kolaborasi potensi daerah, ia mengaku terhipnotis oleh kelezatan deretan kuliner khas lokal.


‎​Usai melaksanakan salat Dhuhur berjamaah di Masjid Agung Baitunnur dan berjalan menuju Rumah Dinas Bupati Blora, rombongan disambut dengan aneka hidangan kebanggaan warga setempat. Menu tersebut meliputi lontong tahu berbungkus daun jati, sate ayam, lontong opor Ngloram, kopi kothok, hingga kopi santen.


‎​Gubernur Bengkulu yang baru pertama kali mencicipi kuliner berbungkus daun jati ini tak sungkan melontarkan pujian setinggi langit.


‎​"Saya sudah 47 tahun, ini baru pertama merasakan lontong tahu dengan bungkus daun jati. Soal rasanya, Masyaallah. Sama kopi santen ini rasanya seperti ada turbo setelah meminumnya, jadi tambah tenaga. Lelaki sejati harus coba ke Blora, cicipi kopi santennya," ujar Helmi Hasan penuh antusias.


‎​Bahkan, ia mewajibkan siapa saja yang berkunjung ke Blora untuk mencicipi suguhan tersebut.


‎“Jadi jangan ngomong sudah ke Blora kalau belum mencoba lontong opor dan lontong tahu. Rasanya komplit, nikmat, perpaduan rasanya mantap,” tambahnya.


‎​Di balik keakraban wisata kuliner tersebut, lawatan yang menjadi kunjungan balasan atas kedatangan Bupati Blora ke Bengkulu sebelumnya ini memuat agenda penting. Kedua pemimpin sepakat mengusung semangat “Dari potensi menjadi kolaborasi, dari kolaborasi menjadi kemajuan” guna mendongkrak perekonomian warga.


‎​Dalam kesempatan yang sama, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, turut memperkenalkan keunggulan sektor pertanian daerah kepada tamunya, diantaranya:


‎​Produsen Beras: Blora tercatat sebagai daerah penghasil beras terbesar keenam di Jawa Tengah.
‎​Pertanian Organik: Dikembangkan melalui Gerakan Kotak Sejuta Umat (GESEKU), Gerakan Petani Milenial, serta sinergi Pemkab Blora bersama PCNU dan CSR Bank Jateng.
‎​Beras Sehati: Produk beras organik siap pasarkan nasional hasil kolaborasi dengan PCNU, yang hadir dalam varian Menthik Susu, Rojolele, dan Pandan Wangi (kemasan 1 kg, 2,5 kg, dan 5 kg).


‎​Langkah pengembangan pertanian organik ini diarahkan untuk mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan lahan. Melalui kunjungan ini, kerja sama yang solid di bidang pangan, ekonomi, dan potensi unggulan diharapkan dapat terus terjalin erat antara Bengkulu dan Blora.(Red)

×
Berita Terbaru Update